Biaya Ganti Perban di Puskesmas 2024, Umum dan BPJS

Harga Kamar
Harga Kamar
Print PDF

Biaya Ganti Perban di Puskesmas – Luka terbuka dapat diartikan sebagai sebuah cedera yang merobek atau memisahkan kulit. Hal tersebut tentunya bisa membuat jaringan di bawah kulit terlihat dan mudah terpapar dengan kuman. Maka dari itu, dibutuhkan adanya perban atau plester untuk menutup luka.

Selain itu, penggunaan perban juga tidak hanya bertujuan untuk menutup luka saja, namun juga dilakukan untuk mencegah infeksi yang lebih parah. Untungnya, saat ini proses ganti perban juga sudah bisa dilakukan di berbagai macam tempat, salah satunya yaitu puskesmas dengan biaya yang bervariasi.

Secara garis besarnya, biaya ganti perban di puskesmas tersebut nantinya akan bergantung pada berbagai macam faktor, mulai dari jenis luka, lokasi dan lain sebagainya. Meskipun terdengar mudah untuk dilakukan, namun penggantian perban tentunya harus dilakukan oleh perawat dengan kondisi steril.

Oleh karena itu, apabila di antara kalian berencana ingin mengganti perban di puskesmas terdekat, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu rincian biayanya. Nah, di bawah ini akan kami jelaskan mengenai biaya ganti perban di puskesmas dilengkapi dengan manfaat atau tujuan hingga prosedurnya.

Biaya Ganti Perban di Puskesmas

Rincian Biaya Ganti Perban di Puskesmas

Seperti sudah disinggung sebelumnya, penggantian perban perlu dilakukan secara rutin oleh seseorang ketika mengalami luka, terutama bagi mereka yang mempunyai jahitan bekas operasi. Untungnya, kini penggantian perban sudah dapat dilakukan di berbagai macam tempat pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas.

Dimana puskesmas menjadi salah satu tempat pelayanan kesehatan yang dapat pasien akses secara mudah di seluruh wilayah Indonesia. Akan tetapi, perlu diingat bahwa setiap puskesmas yang terdapat di seluruh wilayah Indonesia tentu memberlakukan tarif atau biaya untuk kegiatan ganti perban para pasiennya.

Adapun besaran biaya penggantian perban di puskesmas tersebut sebenarnya cukup bervariasi, tergantung pada beragam faktor. Pada umumnya, rata-rata puskesmas di seluruh wilayah Indonesia memberlakukan tarif ataupun biaya ganti perban di kisaran Rp 15.000 sampai Rp 20.000 per tindakannya.

Baca juga: Biaya Periksa Kehamilan di Puskesmas Tanpa BPJS 2024

Perlu diingat, ketentuan tersebut berlaku bagi para pasien umum ketika ingin mengganti perban di puskesmas. Namun, berbeda halnya dengan pasien yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Sebab, mereka mendapatkan hak ganti perban di puskesmas tanpa dikenai biaya sepeser pun alias gratis.

Sama seperti saat menambal gigi di puskesmas, fasilitas gratis tersebut hanya bisa didapatkan oleh pasien BPJS ketika mereka sudah memenuhi semua syarat beserta ketentuannya. Salah satu contoh persyaratannya yaitu puskesmas tersebut terdaftar sebagai faskes tingkat pertama di kartu peserta BPJS milik pasien.

Tujuan Ganti Perban di Puskesmas

Tujuan Ganti Perban di Puskesmas

Setelah mengetahui besaran biaya ganti perban di puskesmas, maka selanjutnya tinggal mencari tahu apa sebenarnya tujuan tindakan tersebut. Seperti sudah disinggung di awal, ketika terjadi luka dan mengharuskannya untuk dibalut menggunakan perban, maka tentunya dibutuhkan adanya penggantian secara berkala setiap hari.

Dimana tujuan dilakukannya penggantian perban secara berkala yaitu untuk mempercepat proses penyembuhan serta mencegah adanya infeksi. Pasalnya, perban kotor atau tidak pernah diganti akan memungkinkan luka menjadi lembab serta memudahkan bakteri masuk sehingga menyebabkan infeksi.

Perlu diketahui, kelembapan dapat mempercepat pemulihan jaringan kulit yang rusak pada luka di tubuh seseorang. Sebab, kondisi kulit lembab nantinya mampu membantu kinerja sel fibroblas dalam membentuk jaringan baru ketika menutup luka di tubuh seseorang.

Dengan kata lain, menjaga kelembapan luka merupakan salah satu cara dalam mempercepat kesembuhan pada pasien diabetes atau gangguan pembekuan darah. Maka dari itu, penggantian perban harus dilakukan secara rutin oleh setiap pasien.

Prosedur Ganti Perban di Puskesmas

Prosedur Ganti Perban di Puskesmas

Kurang lengkap rasanya apabila sudah mengetahui besaran biaya ganti perban di puskesmas, namun belum memahami bagaimana prosedur tindakannya. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, penggunaan perban akan membantu luka agar terhindar dari berbagai komplikasi lain, termasuk infeksi.

Baca juga: Biaya Cabut Gigi di Puskesmas BPJS, Non BPJS dan KIS 2024

Nah, pihak puskesmas tentunya akan melakukan proses ganti perban dengan mengikuti prosedur yang sudah ditentukan. Daripada penasaran, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap mengenai prosedur ganti perban oleh perawat ataupun petugas medis lainnya di puskesmas.

  • Pertama-tama, perawat atau petugas medis akan memastikan tangannya dalam keadaan bersih ketika ingin ganti perban pasien.
  • Setelah itu, perawat akan melepaskan perban secara perlahan dari kulit.
  • Apabila luka di dalam perban dalam kondisi membaik, maka perawat akan membersihkan luka dengan larutan pembersih.
  • Setelah luka bersih, perawat akan mengeringkan luka menggunakan kain kassa.
  • Perawat juga akan mengoleskan obat yang dianjurkan oleh dokter untuk mempercepat penyembuhan luka (jika memang diperlukan).
  • Selanjutnya perawat akan menggunakan perban baru untuk menutup luka.
  • Langkah terakhir, perawat akan segera mencuci tangan mereka setelah mengganti perban dengan sabun antibakteri.

Tips Merawat Luka yang Diperban

Tips Merawat Luka yang Diperban

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai rincian biaya ganti perban di puskesmas seluruh Indonesia, entah itu bagi pasien umum maupun pasien BPJS. Nah, sebagai informasi tambahan, kami juga akan memberikan sejumlah tips yang bisa kalian lakukan ketika ingin merawat luka di dalam perban agar cepat sembuh.

Pada saat menggunakan perban, saran kami sebaiknya hindari aktivitas berenang atau melakukan aktivitas lainnya yang bisa membuat luka kotor, basah atau terkena infeksi. Dengan kata lain, kalian harus memastikan bahwa perban luka di dalam tubuh harus tetap dalam keadaan bersih dan kering.

Jika memang tidak ingin terjadi infeksi pada luka ketika sudah ditutup oleh perban, sebaiknya lakukan konsultasi bersama dokter di puskesmas. Biasanya dokter akan menyarankan berbagai macam penanganan seperti pemberian salep antibiotik, saran aktivitas yang harus dihindari dan lain sebagainya.

Baca juga: Gaji Perawat D3 di RS, Puskesmas, Klinik dan Panti 2024

Kesimpulan

Itulah sekiranya penjelasan dari Biayasehat.com seputar rincian biaya ganti perban di puskesmas seluruh wilayah disertai dengan tujuan, prosedur hingga tips merawatnya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai bahan gambaran ketika ingin mengganti perban secara rutin di puskesmas terdekat.